Setelah sekian lama dunia pendidikan terdampak pemberlakuan Work From Home (WFH) dan learning at home (LAH) atau belajar di rumah, kini sekolah-sekolah mulai bergeliat. Berbagai persiapan telah dilakukan, SMP Negeri 1 Jatirejo Kabupaten Mojokerto misalnya. Pada hari Kamis (9/7/2020) melaksanakan kegiatan workshop bertajuk Review dan Revisi Kurikulum Sekolah Tahun pelajaran 2020/20201.

Pada kesempatan itu kepala SMP Negeri 1 Jatirejo, Luluk Muflikhatin, M.PdI. menyatakan bahwa acara workshop tersebut merupakan salah satu upaya sekolah untuk kembali menyiapkan para tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan SMPN 1 Jatirejo agar nantinya dapat memberikan layanan terbaik bagi para peserta didik. “Ini masa pandemi, kami tidak mau gegabah. Kami berharap dengan persiapan yang sedemikian rupa, kegiatan pembelajaran baik secara daring maupun luring nantinya bisa terlaksana dengan baik dan aman”, ungkapnya lebih lanjut.

Acara workshop tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidian Kabupaten Mojokerto, Drs. Zainul Arifin, M.Si. Dalam sambutan pembukaannya, beliau meminta agar ketika pelaksanaan pembelajaran telah dimulai dan peserta didik belajar di sekolah, mungkin akan dimulai tanggal 13 Juli 2020, sekolah hendaknya benar-benar memperhatikan protokol kesehatan dan skenario new normal sekolah. Kepala Dinas Pendidikan Kab. Mojokerto, Zainul Arifin, M.Si., juga meminta agar sekolah menjalin kerja sama dengan pihak-pihak terkait. Seperti dinas kesehatan, komite sekolah, masyarakat, juga para orang tua murid. Hadir pada acara pembukaan workshop tersebut antara lain pengawas Dikdas Dinas Pendidikan kab. Mojokerto, Akhmad Waras, M.Pd.; Ketua Komite SMP Negeri 1 Jatirejo, Heri Irmawan; Setyo Budi (tokoh masyarakat); tenaga pendidik dan kependidikan SMPN 1 Jatirejo; serta sejumlah guru dari SMP Satu Atap Manting Jatirejo

proses workshop kurikulum

Workshop dimulai sekitar pukul 09.00 wib, dengan penyaji tunggal, Akhmad Waras, M.Pd., Pengawas Dikdas Dinas pendidikan Kab. Mojokerto. Materi yang disajikan pada kegiatan workshop review dan revisi kurikulum sekolah tersebut berupa Kebijkan Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Penyusunan KTPS, Bimtek Penulisan RPP untuk pembelajaran daring maupun luring, dan Penilaian Kreteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan. Dengan materi-materi tersebut diharapkan agar sekolah dan guru khususnya, dapat malakukan analisis terhadapa berbagai kompetensi pembelajaran dalam kurikulum sehingga akhirnya dapat melaksanakan pembelajaran dengan baik di tengah pandemi Covid-19 ini. (gus_salim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here